Sabtu, 30 Maret 2013

TOP ELITE SPECIAL FORCES IN THE WORLD


Discovery Channel Military edisi Tahun 2008 pernah membahas tentang pasukan khusus terbaik di dunia (TOP ELITE SPECIAL FORCES IN THE WORLD). Seluruh pasukan khusus didunia dinilai kinerjanya dengan parameter menurut pendapat dari berbagai pengamat bidang militer dan ahli sejarah. Posisi pertama di tempati SAS (Inggris), peringkat
kedua MOSSAD (ISRAEL) lalu peringkat ketiga adalah KOPASUS (Indonesia). Narator dari Discovery Channel Military menjelaskan mengapa pasukan khusus dari amerika tidak masuk peringkat terhormat. Itu karena mereka terlalu bergantung pada peralatan yang mengusung teknologi super canggih, akurat dan serba digital. Pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal kemampuan individu. Termasuk didalamnya kemampuan bela diri, bertahan hidup, kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap, dan lain2nya. Kemampuan yang tidak terlalu mengandalkan teknologi canggih dan Skill di atas rata-rata pasukan luar Elit luar negeri lainnya menjadi nilai plus dari KOPASSUS.Itu pula yang menimbulkan anggapan 1 prajurit KOPASSUS setara dengan 5 prajurit reguler.

Mungkin karena itu pula kenapa sekitar Tahun 90-an Amerika Serikat keberatan dan Australia ketakutan ketika Indonesia akan memperbesar jumlah anggota Kopassus.
Sebagian Kecil prestasi dan Kiprah Kopassus:

1. Kopasus juga juara satu sniper dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific Desember 2006. Dengan hanya mengandalkan senjata buatan Pindad! Nomor 2-nya SAS Australia.

2. Kopasus menempati urutan 2 (dari 35) dalam hal keberhasilan dan kesuksesan operasi militer (intelijen – pergerakan – penyusupan – penindakan) pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina Austria. Nomor satunya Delta Force USA.

3. Negara-negara afrika utara hingga barat sekarang memiliki acuan teknik pembentukan dan pelatihan pasukan elite mereka. 80% pelatih mereka dari perwira-perwira Kopasus.

4. Pasukan Paspampres Kamboja adalah pasukan Elit yang di latih oleh Kopassus.

5. Pada perang Vietnam, para tentara Vietkong meniru strategy KOPASSUS dalam berperang melawan Amerika Serikat yang mengakibat kan kekalahan Pasukan Amerika yang mempunyai persenjatan canggih dan lengkap. Kekalahan ini membuat Amerika serikat malu di mata dunia.

Proses dan Hasil

Dalam kuliah kali ini kita mempelajari proses dan hasil. Dalam mencapai tujuan atau hasil pasti ada prosesnya, proses yang negatif atau positif tergantung kita memilihnya. Ketika kita ingin mencapai sesuatu, yang penting itu prosesnya bukan hasilnya. Banyak cara untuk mencapai suatu tujuan, misalnya : sebagai mahasiswa kita pasti menginginkan IP tinggi, nah tinggal kita yang memilih ingin terus terusan mencontek atau belajar dengan rajin. Banyak orang yang melihat keberhasilan orang lain dari hasilnya bukan prosesnya sehingga banyak yang ingin berhasil dengan cara apapun tanpa melalui proses yang sama. Padahal proses yang baik akan menghasilkan hal yang baik dan proses yang buruk menghasilkan hal yang buruk juga, Seperti contohnya mahasiswa yang mempunyai nilai bagus tapi tidak melalui proses yang baik ketika dia bekerja dia tidak bisa apa apa dibanding mahasiswa yang nilai standar tapi melakukan proses yang baik.

Senin, 25 Maret 2013

Kepuasan Kerja dan Komitmen

Kepuasan erat dengan sikap dan nilai. Nilai adalah keyakinan dasar yang dimiliki individu yang menjadi dasar perilaku

Nilai antar budaya
a. Jarak kekuasaan
b. Individualisme VS Kolektifisme
c. Kuantitas hidup VS Kualitas hidup
d. Orientasi ketidakpastian

Dimensi nilai budaya menurut "Globe"
1. Kebebasan berpendapat
2. Orientasi masa depan
3. Perbedaan jenis kelamin
4. Penghindaran ketidakpastian
5. Individualis VS kolektif
6. Kolektif dalam kelompok
7. Orientasi kinerja
8. Orientasi kemanusiaan

Sikap tidak selalu konsisten dengan perilaku kerja

Komponen sikap
a. Kognitif
b. Afektif/ Perasaan
c. Perilaku

Cara menunjukan ketidakpuasan
1. Keluar dari pekerjaan
2. Pasif agresif
3. Kesetiaan yang pasif/ diam
4. Bersuara = Protes atau Demo
5. Mengabaikan tugas
6. "Troble maker"

Minggu, 17 Maret 2013

Motivasi

Perbedaan motif dan motivasi, Motivasi hanya ada dalam diri manusia sedangkan motif ada dalam manusia dan makhluk hidup lainnya, Motif didasari pada kebutuhan. Motivasi adalah proses yang berperan pada intensitas, arah, dan lamanya berlangsung upaya individu ke arah pencapaian sasaran. Motivasi akan membantu kita mencapai tujuan.
  • Teori hirarki kebutuhan (A. Maslow)
     Dalam diri manusia ada 5 jenjang kebutuhan dasar yaitu :
  1. Biologis, Misalnya : Makan, Minum, Seks, dll
  2. Keamanan, Misalnya : Perlindungan
  3. Sosial, Misalnya : Mencintai, Persahabatan
  4. Penghargaan/ Harga diri
  5. Aktualisasi diri
Kita sebagai calon sarjana teknik industri, kita harus bisa memotivasi diri sendiri agar apabila kita menjadi manajer, kita bisa memotivasi karyawan lainnya agar visi misi perusahaan tepat sasaran dan mencapai tujuan.

Kamis, 14 Maret 2013

Inilah Alasan-alasan Mengapa Bung Karno Harus Disingkirkan


Pada 1961-an, Presiden Soekarno gencar merevisi 

kontrak pengelolaan minyak oleh asing di Indonesia. Sebanyak 60 persen dari keuntungan perusahaan minyak asing menjadi jatah pemerintah. Kebanyakan gerah dengan peraturan itu.

Menurut sejarawan Asvi Marwan Adam, Soekarno benar-benar ingin sumber daya alam Indonesia dikelola oleh anak bangsa sendiri. Asvi menuturkan sebuah arsip di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengungkapkan pada 15 Desember 1965 sebuah tim dipimpin oleh Chaerul Saleh di Istana Cipanas sedang membahas nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia.

Soeharto yang pro-pemodal asing, datang ke sana menumpang helikopter. Dia menyatakan kepada peserta rapat dia dan Angkatan Darat tidak setuju rencana nasionalisasi perusahaan asing itu. “Soeharto sangat berani saat itu, Bung Karno juga tidak pernah memerintahkan seperti itu,” kata Asvi.

Sebelum tahun 1965, seorang taipan dari Amerika Serikat menemui Soekarno. Pengusaha itu menyatakan keinginannya berinvestasi di Papua. Namun Soekarno menolak secara halus. “Saya sepakat dan itu tawaran menarik. Tapi tidak untuk saat ini, coba tawarkan kepada generasi setelah saya,” ujar Asvi menirukan jawaban Soekarno.

Soekarno berencana modal asing baru masuk Indonesia 20 tahun lagi, setelah putra-putri Indonesia siap mengelola. Dia tidak mau perusahaan luar negeri masuk, sedangkan orang Indonesia memiliki pengetahuan nol tentang alam mereka sendiri. Sebagai persiapan, Soekarno mengirim banyak mahasiswa belajar ke negara-negara lain. 

Soekarno boleh saja membuat tembok penghalang untuk asing dan mempersiapkan calon pengelola negara. Namun, Asvi menjelaskan usaha pihak luar ingin mendongkel kekuasaan Soekarno tidak kalah kuat.

Dalam artikel berjudul JFK, Indonesia, CIA, and Freeport dterbitkan majalah Probe edisi Maret-April 1996, Lisa Pease menulis pada awal November 1965, Langbourne Williams, ketua dewan direktur Freeport, menghubungi direktur Freeport, Forbes Wilson. Williams menanyakan apakah Freeport sudah siap melakukan eksploitasi di Papua. Wilson hampir tidak percaya mendengar pertanyaan itu. Dia berpikir Freeport akan sulit mendapatkan izin karena Soekarno masih berkuasa.

Setahun sebelumnya, seorang peneliti diberi akses untuk membuka dokumen penting Departemen Luar Negeri Pakistan dan menemukan surat dari duta besar Pakistan di Eropa. Dalam surat  per Desember 1964, diplomat itu menyampaikan informasi rahasia dari intel Belanda yang mengatakan dalam waktu dekat Indonesia akan beralih ke Barat.


Lisa menjelaskan maksud dari informasi itu adalah akan terjadi kudeta di Indonesia oleh partai komunis. Sebab itu, angkatan darat memiliki alasan kuat untuk menamatkan Partai Komunis Indonesia, setelah itu membuat Soekarno menjadi tahanan.

Telegram rahasia dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ke Perserikatan Bangsa.Bangsa pada April 1965 menyebut Freeport Sulphur sudah sepakat dengan pemerintah Indonesia untuk penambangan puncak Erstberg di Papua. Sedangkan dalam telegram berkode Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21.48, menyatakan ada pertemuan pejabat Angkatan Darat Indonesia membahas rencana darurat bila Presiden Soekarno meninggal.

Kelompok dipimpin Jenderal Soeharto bergerak lebih jauh dari rencana itu. Soeharto mendesak Angkatan Darat segera mengambil alih kekuasaan tanpa perlu menunggu Presiden Soekarno berhalangan.

Setelah peristiwa 30 September 1965, keadaan negara berubah total. Usaha Freeport masuk ke Indonesia semakin mudah. Sebagai bukti adalah pengesahan Undang-undang Penanaman Modal Asing pada 1967. Freeport menjadi perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Soeharto.

Bukan saja menjadi lembek, bahkan Indonesia menjadi sangat tergantung terhadap Amerika. “Saya melihat seperti balas budi Indonesia ke Amerika Serikat karena telah membantu menghancurkan komunis yang konon bantuannya itu dengan senjata,” tutur Asvi.

http://www.memobee.com/index.php?do=c.every_body_is_journalist&idej=8201

Minggu, 10 Maret 2013

Psikologi industri & Organisasi


Di pertemuan pertama kita membahas hubungan ilmu psikologi di dalam industri dan organisasi. Pengertian psikologi itu sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia dan interaksi dia dengan lingkungannya secara terus menerus membentuk sebuah karakter, karena 80% perilaku manusia ditentukan oleh lingkungannya. Psikologi industri adalah bagaimana kumpulan orang atau organisasi yang berinteraksi satu dengan yang lainnya, karena dalam setiap interaksi ada psikologi. Pengertian dari organisasi adalah sekumpulan orang yang ingin mencapai tujuan bersama dalam suatu sistem. Ilmu psikologi industri adalah ilmu terapan yang bisa langsung diterapkan dalam organisasi industri. Sebagai mahkluk sosial di bidang industri kita harus saling berinteraksi antar anggota, karena manusia tidak dapat untuk hidup sendiri dan memerlukan rekan kerja dalam hidupnya untuk mempermudah mengerjakan pekerjaan.

Jumat, 01 Maret 2013

Psikologi Industri

   Psikologi industri adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di tempat kerja. Ilmu ini berfokus pada pengambilan keputusan kelompok, semangat kerja karyawan, motivasi kerja, produktivitas, stres kerja, seleksi pegawai, strategi pemasaran, rancangan alat kerja, dan berbagai masalah lainnya. Psikolog industri meneliti dan mengidentifikasi bagaimana perilaku dan sikap dapat diimprovisasi melalui praktik penggajian, program pelatihan, dan sistem umpan balik. Perkembangan psikologi industri di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perkembangan psikologi di negara-negara barat terutama Amerika Serikat. 
http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi_industri