Rabu, 03 Juli 2013

Pursuit My Happiness

Menurut saya kebahagiaan itu anugrah tuhan yang diberikan kita secara cuma cuma dan siapapun bisa merasakannya. Mungkin sekarang saya bisa merasakan kebahagiaan itu karena orang-orang yang sayang dan peduli kepada saya. Pada suatu saat saya sempat merasa terpuruk karena suatu hal yang saya alami, disaat itu saya bertanya tanya bagaimana saya bisa merasa bahagia lagi. 

Ketika itu ada suatu film yang tidak sengaja saya lihat, film itu berjudul : "Pursuit Of Happyness" film yang bercerita tentang perjuangan seseorang dalam mengejar kebahagiaan. Pertama kali melihat film itu saya belum mengerti apa pesan yang disampaikan dalam film itu. Film itu saya putar berulang-ulang kali, dan saya mengutip sebuah kata yang dikatakan chirs gardner yang diperankan will smith yaitu "Semua terlihat bahagia, kenapa aku tidak bisa seperti mereka ?". Pada saat itu chris sangat terpuruk karena dia tidak punya pekerjaan dan hutangnya menumpuk.

Melihat kutipan kalimat itu membuat saya berfikir dan bertanya tanya kenapa saya tidak bisa bahagia. Mungkin pertanyaan tersebut bisa terjawab dalam pesan yang disampaikan film tersebut. Dalam film itu chris berfikir tentang kalimat yang dibuat Thomas Jeferson untuk mendeklarasikan kemerdekaan amerika yaitu : "HAK UNTUK HIDUP, BEBAS DAN MENGEJAR KEBAHAGIAAN". Saya berfikir bagaimana dia bisa tahu tentang "MENGEJAR" dan mungkin kebahagiaan itu adalah sesuatu yang hanya bisa saya kejar dan mungkin saya tidak akan pernah bisa memilikinya.

Dari kata tersebut saya mengerti bahwa kebahagiaan tidak akan datang dengan sendirinya. Kebahagiaan akan kita dapatkan, jika kita mau berusaha, dan kita harus bekerja keras serta pantang menyerah untuk mencapai kebahagiaan atau tujuan hidup kita tersebut. Kebahagiaan tidak akan kita dapatkan dengan hanya duduk berdiam diri dan berpangku tangan. Kebahagiaan itu harus kita kejar atau raih.

Mencoba meraih kebahagiaan, adalah sesuatu yang sebenarnya kita lakukan setiap hari. Setiap orang pasti mempunyai tujuan hidup yang sangat beragam, dan setiap orang pasti juga mempunyai pendapat yang beragam tentang definisi kata kebahagiaan itu sendiri. Dengan demikian saya sadar bahwa apa yang saya hadapi saat ini, adalah salah satu jalan saya untuk meraih kebahagiaan saya, atau “To Pursuit My Happiness"
JANGAN PERNAH MENYERAH!!!!!
Karena sebagai manusia, Kita berhak untuk “Hidup”, Berhak untuk “Bebas” dan berhak untuk “Meraih Kebahagiaan”…

Selasa, 04 Juni 2013

BRIGHT

Sekilas saya akan mengulang review kuliah minggu lalu yaitu tentang kekuasaan. Kekuasaan dan politik sangat berpengaruh dalam kepemimpinan seseorang, ada 2 faktor yang mempengaruhi yaitu faktor eksternal dan internal.

Faktor Internal :

  • Cerdas
  • Kharisma
  • Adil

Faktor Eksternal :
  • Kekuasaan posisi
  • Kekuasaan uang
Kedua faktor internal dan eksternal saling berhubungan. Apabila kita mempunyai asset maka kita harus mengelolanya dengan baik. Asset internal dapat mempengaruhi orang lain lebih lama, maka asset internal harus dikembangkan dengan baik. Atribusi eksternal akan habis dengan sendirinya apabila faktor internal tidak dikembangkan secara baik.

Kemudian saya akan sedikit menjelaskan tentang BRIGHT people. Dalam proses menuju manusia yang bright ada 3 kriteria yaitu :

1. Paradigma
Paradigma yang diangkat disini adalah paradigm positif. Ada suatu keadaan, dimana suasana hati satu orang bisa berpengaruh banyak dengan suasana suatu kelompok. Mengubah pola pikir kita ke arah depan agar dapat mencapai tujuan dalam hidup. Contohnya ingin sukses tapi sukses tidak perlu dicari  karena apabila kita bahagia maka kita akan sukses. Paradigma yang harus diwujudkan adalah mind set kita sebagai seorang yang always happy to be success.

2. Kompetensi
Individu yang menpunyai Intelektual capital berfungsi dan bermanfaat untuk orang lain. Right emotional capital yaitu attitude yang berpengaruh 70% dimasa yang akan datang. Talent mempunyai pengaruh 10% dalam hidup kita.

3. Behavior
Kebanyakan orang-orang dalam memberikan sesuatu selalu mengharapkan ada balasan atau meminta imbalan secara langsung dari apa yang ia kerjakan. Namun yang ditekankan dalam behavior disini adalah, bagaimana kita menjadi pribadi yang mengutamakan “giving” se-optimal mungkin. Sedangkan dalam tindak lanjutnya, membiarkan seseorang memberikan penilaian dari apa yang telah kita kerjakan. Dengan begitu, kita memiliki “nilai” lebih dan mendapatkan image sebagai seseorang yang kehandalannya dapat diacungi jempol.


Jadilah manusia yang berguna dan bermanfaat untuk orang lain, mempunyai intelektual tinggi serta mempunyai attitude yang baik, maka hidup kita tidak akan ada yang sia-sia.

Senin, 27 Mei 2013

Kekuasaan

Kekuasaan yaitu seseorang untuk mempengaruhi dan mendorong orang lain untuk mengikuti kehendak dan kemauannya. Kekuasaan terjadi karena adanya ketergantungan. Di indonesia banyak sekali kasus kasus yang berhubungan erat dengan kekuasaan dan politik. Politik, uang, dan kekuasaan, tiga hal yang sepertinya sangat erat hubungannya satu sama lain. Politik dan kekuasaan, orang tak bisa menyampaikan tujuan politiknya tanpa memiliki otoritas dan kekuasaan, sedangkan kekuasaan saat ini, hanya dapat dicapai dengan uang. Sebagai contoh akhir – akhir ini kampanye - kampanye yang dilakukan di dunia perpolitikan di Indonesia sangat identik dengan uang dan kekuasaan. Kampanye media dari Pemilu Presiden, Gubernur, Bupati, bahkan sampai tingkat RW pun menggunakan media seperti spanduk, dan sejenisnya. Dan hal itu tidak sedikit prosentasenya. Jadi sangat jelas dengan banyaknya pemasangan media kampanye yang jumlahnya sangat banyak tersebut sangat identik dengan uang. Sebenarnya sangat wajar, wajar antara politik, uang, dan kekuasaan. Ketiga – tiganya penting dan perlu agar untuk mencapai kehendak dan tujuan tertentu yang diinginkan, kita memerlukan kekuasaan, sedangkan untuk mencapai kekuasaan, kita memerlukan strategi politik dan finansial yang kokoh untuk menggapainya. Dan itu sah – sah saja. Tak ada yang salah. Yang salah sebenarnya terletak dalam prosesnya. Proses menuju kekuasaan tersebut. Sehingga tak jarang, beberapa atau banyak wakil rakyat di negeri ini, seringkali dalam proses menuju kekuasaan itu, sering menggunakan cara – cara yang bertentangan contohnya : korupsi. Kondisi dan kebiasaan yang terus menerus seperti inilah yang pada akhirnya membentuk paradigma banyak orang yang menganggap bahwa dunia politik itu kotor, penuh dengan orang – orang busuk didalamnya. Harus ada ‘orang – orang baik’ yang terjun kedalam kotornya dunia politik kita, agar dunia politik kita tidak semakin menghitam. Harus ada orang – orang ‘putih’ yang menghapus persepsi hitam masyarakat terhadap dunia politik, lalu pelan – pelan membuat dunia politik abu – abu, dan akhirnya kembali ke warna politik dan kekuasaan yang putih dan menjadi rahmat bagi semua. Sehingga bisa disimpulkan adalah bahwa yang dibutuhkan saat ini untuk mengelola negara dengan kekuasaan adalah mereka yang memiliki kapasitas ideal pemimpin, yaitu kapasitas ketaqwaan, kapasitas intelektualitas, dan kapasitas jaringan yang kokoh. Itu yang kemudian harusnya ada dalam konteks keindonesiaan. Dan saya sendiri sangat yakin bahwa masih ada orang – orang dengan kapasitas tersebut. Dan saya yakin suatu saat, Indonesia akan kembali ke puncak kejayaannya, dan negaranya dikagumi oleh negara – negara lain di dunia. Tentunya ditangan mereka yang memiliki jiwa politik yang bersih lagi membersihkan, mampu mengendalikan dan memanajemen kuasa dan finansial demi kebermanfaatan bagi rakyat banyak. Selamat berpolitik, politik santun dan bersahabat. Politik yang memiliki kebermanfaatan bagi semua.

Sabtu, 11 Mei 2013

Konflik

Dalam sebuah konflik pasti ada masalah. Masalah disebabkan bedanya antara keinginan dengan fakta. Contohnya masalah buruh yang tidak akan berakhir. Buruh dan pengusaha dibiarkan seolah berhadap-hadapan, padahal menurut saya masalah utama justru ada di pemerintah, ada dua hal yang membuat pemerintah menjadi penyebab masalah perburuhan di tanah air. Pertama, pemerintah tak mampu menekan ekonomi biaya tinggi, seperti infrastruktur yang buruk dan pungli yang masih marak. Akibatnya, perusahaan sulit berkembang dan tak mampu memberikan upah yang lebih layak kepada buruh. Padahal apabila ekonomi biaya tinggi bisa ditekan upah tinggi tidak menjadi masalah bagi pengusaha. Kedua, pemerintah tak mampu menjaga stabilitas harga, jaminan ketersediaan layanan kesehatan,  dan pendidikan murah serta layak.  Akibatnya, buruh tidak pernah bisa hidup sejahtera. Para buruh tak hanya membutuhkan keputusan hari buruh sebagai hari libur. Namun, buruh juga membutuhkan kebijakan ekonomi yang berpihak terhadap kondusivitas ekonomi yang mampu menekan ekonomi biaya tinggi dan menuju kesejahteraan buruh yang riil.

Senin, 06 Mei 2013

Kelompok

Kelompok adalah dua individu atau lebih yang berinteraksi dan saling bergabung untuk mencapai tujuan tertentu
Bentuk Kelompok
Secara umum kelompok terbagi atas 2 bentuk utama :
- Kelompok formal : Ditetapkan organisasi, struktur jelas dan ada penugasan
- Kelompok Informal : tidak ditetapkan oleh organisasi, struktur tidak resmi dan tidak ada penugasan
Tahap Perkembangan kelompok
Model 5 tahap
- Tahap 1 (pembentukan)
   Tahap pengenalan dan banyak situasi tidak pasti
- Tahap 2 (keributan)
   Merupakan tahap konflik
- Tahap 3 (penormaan)
   Mulai ada hubungan yang koliesif, saling tarik menarik dengan penerimaan norma yang baru
- Tahap 4
   Tahap melaksanakan program yang telah disetujui bersama
- Tahap 5
   Aktifitas mulai melambat dan perhatian kelompok ditujukan pada penyelesaian tugas bukan pada aktifitas
   kinerja
Dalam kuliah minggu lalu kami dibagi kelompok untuk memecahkan soal/masalah. Dalam sebuah kelompok kita harus kompak dalam mencapai tujuan kelompok tersebut, dan masalah masalah yang ada bisa terpecahkan dengan mudah.

Senin, 29 April 2013

Biografi Soekarno


Ir. Soekarno (6 Juni 1901 - 21 Juni 1970) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945 - 1966. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah penggali Pancasila. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Latar belakang dan pendidikan
Soekarno dilahirkan dengan nama Kusno Sosrodihardjo. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru di Surabaya, Jawa. Ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai berasal dari Buleleng, Bali [1]. Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Pada usia 14 tahun, seorang kawan bapaknya yang bernama Oemar Said Tjokroaminoto mengajak Soekarno tinggal di Surabaya dan disekolahkan ke Hoogere Burger School (H.B.S.) di sana sambil mengaji di tempat Tjokroaminoto.
Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Pemuda Jawa). Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.

Keluarga Soekarno
Putra-putri Soekarno
• Guruh Soekarnoputra
• Megawati Soekarnoputri, Presiden Republik Indonesia masa jabatan 2001-2004
• Guntur Soekarnoputra
• Rachmawati Soekarnoputri
• Sukmawati Soekarnoputri
• Taufan dan Bayu (dari istri Hartini)
• Kartika Sari Dewi Soekarno (dari istri Ratna Sari Dewi Soekarno)

Masa pergerakan nasional
Pada tahun 1926, Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung. Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 1927. Aktivitas Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada bulan Desember 1929, dan memunculkan pledoinya yang fenomenal: Indonesia Menggugat, hingga dibebaskan kembali pada tanggal 31 Desember 1931. Pada bulan Juli 1932, Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI. Soekarno kembali ditangkap pada bulan Agustus 1933, dan diasingkan ke Flores. Di sini, Soekarno hampir dilupakan oleh tokoh-tokoh nasional. Namun semangatnya tetap membara seperti tersirat dalam setiap suratnya kepada seorang Guru Persatuan Islam bernama Ahmad Hassan. Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu. Soekarno baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

Soekarno bersama Fatmawati dan Guntur
Pada awal masa penjajahan Jepang (1942-1945), pemerintah Jepang sempat tidak memperhatikan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia terutama untuk "mengamankan" keberadaannya di Indonesia. Ini terlihat pada Gerakan 3A dengan tokohnya Shimizu dan Mr. Syamsuddin yang kurang begitu populer.
Namun akhirnya, pemerintahan pendudukan Jepang memperhatikan dan sekaligus memanfaatkan tokoh tokoh Indonesia seperti Soekarno, Mohammad Hatta dan lain-lain dalam setiap organisasi-organisasi dan lembaga lembaga untuk menarik hati penduduk Indonesia. Disebutkan dalam berbagai organisasi seperti Jawa Hokokai, Pusat Tenaga Rakyat (Putera), BPUPKI dan PPKI, tokoh tokoh seperti Soekarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara, K.H Mas Mansyur dan lain lainnya disebut-sebut dan terlihat begitu aktif. Dan akhirnya tokoh-tokoh nasional bekerjasama dengan pemerintah pendudukan Jepang untuk mencapai kemerdekaan Indonesia, meski ada pula yang melakukan gerakan bawah tanah seperti Sutan Syahrir dan Amir Sjarifuddin karena menganggap Jepang adalah fasis yang berbahaya.
Presiden Soekarno sendiri, saat pidato pembukaan menjelang pembacaan teks proklamasi kemerdekaan, mengatakan bahwa meski sebenarnya kita bekerjasama dengan Jepang sebenarnya kita percaya dan yakin serta mengandalkan kekuatan sendiri.
Ia aktif dalam usaha persiapan kemerdekaan Indonesia, diantaranya adalah merumuskan Pancasila, UUD 1945 dan dasar dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi Kemerdekaan. Ia sempat dibujuk untuk menyingkir ke Rengasdengklok Peristiwa Rengasdengklok.
Pada tahun 1943, Perdana Menteri Jepang Hideki Tojo mengundang tokoh Indonesia yakni Soekarno, Mohammad Hatta dan Ki Bagoes Hadikoesoemo ke Jepang dan diterima langsung oleh Kaisar Hirohito. Bahkan kaisar memberikan Bintang kekaisaran (Ratna Suci) kepada tiga tokoh Indonesia tersebut. Penganugerahan Bintang itu membuat pemerintahan pendudukan Jepang terkejut, karena hal itu berarti bahwa ketiga tokoh Indonesia itu dianggap keluarga Kaisar Jepang sendiri. Pada bulan Agustus 1945, ia diundang oleh Marsekal Terauchi, pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara di Dalat Vietnam yang kemudian menyatakan bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah urusan rakyat Indonesia sendiri.
Namun keterlibatannya dalam badan-badan organisasi bentukan Jepang membuat Soekarno dituduh oleh Belanda bekerja sama dengan Jepang,antara lain dalam kasus romusha.

Masa Perang Revolusi
Soekarno bersama tokoh-tokoh nasional mulai mempersiapkan diri menjelang Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI,Panitia Kecil yang terdiri dari delapan orang (resmi), Panitia Kecil yang terdiri dari sembilan orang/Panitia Sembilan (yang menghasilkan Piagam Jakarta) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI, Soekarno-Hatta mendirikan Negara Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945; Soekarno dan Mohammad Hatta dibujuk oleh para pemuda untuk menyingkir ke asrama pasukan Pembela Tanah Air Peta Rengasdengklok. Tokoh pemuda yang membujuk antara lain Soekarni, Wikana, Singgih serta Chairul Saleh. Para pemuda menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, karena di Indonesia terjadi kevakuman kekuasaan. Ini disebabkan karena Jepang sudah menyerah dan pasukan Sekutu belum tiba. Namun Soekarno, Hatta dan para tokoh menolak dengan alasan menunggu kejelasan mengenai penyerahan Jepang. Alasan lain yang berkembang adalah Soekarno menetapkan moment tepat untuk kemerdekaan Republik Indonesia yakni dipilihnya tanggal 17 Agustus 1945 saat itu bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan, bulan suci kaum muslim yang diyakini merupakan tanggal turunnya wahyu pertama kaum muslimin kepada Nabi Muhammad SAW yakni Al Qur-an. Pada tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan menjadi presiden dan wakil presiden dikukuhkan oleh KNIP.Pada tanggal 19 September 1945 kewibawaan Soekarno dapat menyelesaikan tanpa pertumpahan darah peristiwa Lapangan Ikada dimana 200.000 rakyat Jakarta akan bentrok dengan pasukan Jepang yang masih bersenjata lengkap.
Pada saat kedatangan Sekutu (AFNEI) yang dipimpin oleh Letjen. Sir Phillip Christison, Christison akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia secara de facto setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno. Presiden Soekarno juga berusaha menyelesaikan krisis di Surabaya. Namun akibat provokasi yang dilancarkan pasukan NICA (Belanda) yang membonceng Sekutu. (dibawah Inggris) meledaklah Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dan gugurnya Brigadir Jendral A.W.S Mallaby.
Karena banyak provokasi di Jakarta pada waktu itu, Presiden Soekarno akhirnya memindahkan Ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta. Diikuti wakil presiden dan pejabat tinggi negara lainnya.
Kedudukan Presiden Soekarno menurut UUD 1945 adalah kedudukan Presiden selaku kepala pemerintahan dan kepala negara (presidensiil/single executive). Selama revolusi kemerdekaan,sistem pemerintahan berubah menjadi semi-presidensiil/double executive. Presiden Soekarno sebagai Kepala Negara dan Sutan Syahrir sebagai Perdana Menteri/Kepala Pemerintahan. Hal itu terjadi karena adanya maklumat wakil presiden No X, dan maklumat pemerintah bulan November 1945 tentang partai politik. Hal ini ditempuh agar Republik Indonesia dianggap negara yang lebih demokratis.
Meski sistem pemerintahan berubah, pada saat revolusi kemerdekaan, kedudukan Presiden Soekarno tetap paling penting, terutama dalam menghadapi Peristiwa Madiun 1948 serta saat Agresi Militer Belanda II yang menyebabkan Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta dan sejumlah pejabat tinggi negara ditahan Belanda. Meskipun sudah ada Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan ketua Sjafruddin Prawiranegara, tetapi pada kenyataannya dunia internasional dan situasi dalam negeri tetap mengakui bahwa Soekarno-Hatta adalah pemimpin Indonesia yang sesungguhnya, hanya kebijakannya yang dapat menyelesaikan sengketa Indonesia-Belanda.

Masa kemerdekaan
Setelah Pengakuan Kedaulatan (Pemerintah Belanda menyebutkan sebagai Penyerahan Kedaulatan), Presiden Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri RIS. Jabatan Presiden Republik Indonesia diserahkan kepada Mr Assaat, yang kemudian dikenal sebagai RI Jawa-Yogya. Namun karena tuntutan dari seluruh rakyat Indonesia yang ingin kembali ke negara kesatuan, maka pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS kembali berubah menjadi Republik Indonesia dan Presiden Soekarno menjadi Presiden RI. Mandat Mr Assaat sebagai pemangku jabatan Presiden RI diserahkan kembali kepada Ir. Soekarno. Resminya kedudukan Presiden Soekarno adalah presiden konstitusional, tetapi pada kenyataannya kebijakan pemerintah dilakukan setelah berkonsultasi dengannya.
Mitos Dwitunggal Soekarno-Hatta cukup populer dan lebih kuat dikalangan rakyat dibandingkan terhadap kepala pemerintahan yakni perdana menteri. Jatuh bangunnya kabinet yang terkenal sebagai "kabinet semumur jagung" membuat Presiden Soekarno kurang mempercayai sistem multipartai, bahkan menyebutnya sebagai "penyakit kepartaian". Tak jarang, ia juga ikut turun tangan menengahi konflik-konflik di tubuh militer yang juga berimbas pada jatuh bangunnya kabinet. Seperti peristiwa 17 Oktober 1952 dan Peristiwa di kalangan Angkatan Udara.
Presiden Soekarno juga banyak memberikan gagasan-gagasan di dunia Internasional. Keprihatinannya terhadap nasib bangsa Asia-Afrika, masih belum merdeka, belum mempunyai hak untuk menentukan nasibnya sendiri, menyebabkan presiden Soekarno, pada tahun 1955, mengambil inisiatif untuk mengadakan Konferensi Asia-Afrika di Bandung yang menghasilkan Dasa Sila. Bandung dikenal sebagai Ibu Kota Asia-Afrika. Ketimpangan dan konflik akibat "bom waktu" yang ditinggalkan negara-negara barat yang dicap masih mementingkan imperialisme dan kolonialisme, ketimpangan dan kekhawatiran akan munculnya perang nuklir yang merubah peradaban, ketidakadilan badan-badan dunia internasional dalam pemecahan konflik juga menjadi perhatiannya. Bersama Presiden Josip Broz Tito (Yugoslavia), Gamal Abdel Nasser (Mesir), Mohammad Ali Jinnah (Pakistan), U Nu, (Birma) dan Jawaharlal Nehru (India) ia mengadakan Konferensi Asia Afrika yang membuahkan Gerakan Non Blok. Berkat jasanya itu, banyak negara-negara Asia Afrika yang memperoleh kemerdekaannya. Namun sayangnya, masih banyak pula yang mengalami konflik berkepanjangan sampai saat ini karena ketidakadilan dalam pemecahan masalah, yang masih dikuasai negara-negara kuat atau adikuasa. Berkat jasa ini pula, banyak penduduk dari kawasan Asia Afrika yang tidak lupa akan Soekarno bila ingat atau mengenal akan Indonesia.
Guna menjalankan politik luar negeri yang bebas-aktif dalam dunia internasional, Presiden Soekarno mengunjungi berbagai negara dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin negara. Di antaranya adalah Nikita Khruschev (Uni Soviet), John Fitzgerald Kennedy (Amerika Serikat), Fidel Castro (Kuba), Mao Tse Tung (RRC).
Masa-masa kejatuhan Soekarno dimulai sejak ia "bercerai" dengan Wakil Presiden Moh. Hatta, pada tahun 1956, akibat pengunduran diri Hatta dari kancah perpolitikan Indonesia. Ditambah dengan sejumlah pemberontakan separatis yang terjadi di seluruh pelosok Indonesia, dan puncaknya, pemberontakan G 30 S, membuat Soekarno di dalam masa jabatannya tidak dapat "memenuhi" cita-cita bangsa Indonesia yang makmur dan sejahtera.

Sakit hingga wafat
Soekarno sendiri wafat pada tanggal 21 Juni 1970 di Wisma Yaso, Jakarta, setelah mengalami pengucilan oleh penggantinya Soeharto. Jenazahnya dikebumikan di Kota Blitar, Jawa Timur, dan kini menjadi ikon kota tersebut, karena setiap tahunnya dikunjungi ratusan ribu hingga jutaan wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Terutama pada saat penyelenggaraan Haul Bung Karno.

Sabtu, 20 April 2013

Fakta Kejeniusan B.J.Habibie


1.Habibie lulus dengan nilai yang sempurna(cum laude)
Gelar doctor ingenieur-nya disabet dengan predikat suma cum laude pada 1965. Rata-rata nilai mata kuliahnya 10. Prestasi ini membuatnya dipercaya jadi Kepala Departemen Riset dan Pengembangan Analisis Struktur di Hamburger Flugzeugbau (HFB). Tugas utamanya adalah memecahkan persoalan kestabilan konstruksi bagian belakang pesawat Fokker 28. Luar biasa, hanya dalam kurun waktu enam bulan, masalah itu terpecahkan oleh Habibie.muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1(ITB) hingga S-3 di Aachen-Jerman.


2.Habibie penemu Teori krack Progation on Random

Habibie-lah yang menemukan bagaimana rambatan titik krack itu bekerja(saat pesawat melandas) . Perhitungannya sungguh rinci, sampai pada hitungan atomnya. Oleh dunia penerbangan, teori Habibie ini lantas dinamakan krack progression.Dari sinilah Habibie mendapat julukan sebagai Mr. krack. Tentunya teori ini membuat pesawat lebih aman. Tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharaannya lebih mudah dan murah.


3. Jabatan di MBB
Tahun 1969 Habibie dilirik oleh Messerschmitt Boelkow Blohm Gmbh (MBB), industri pesawat terbesar yang bermarkas di Hamburg. Jabatan Vice President/Direktur Teknologi MBB disabetnya tahun 1974. Hanya Habibie-lah, orang diluar kebangsaan Jerman nyang mampu menduduki posisi kedua tertinggi itu.

4.Pesawat-pesawat ciptaan habibie

berikut ini adalah pesawat ciptaan pak habibie

-Pesawat Angkut DO-31



 - Pesawat Angkut Militer TRANSALL C-130.


 - Airbus A-300 (kapasitas 300 penumpang )/(pesawat penumpang)


Dan secara tidak langsung turut berpartisipasi dalam menghitung dan mendesain:
· Helikopter BO-105.






Sumber : http://www.kaskus.co.id/post/50cb0d62532acfce1100001f

Selasa, 09 April 2013

Tantangan di Lapangan

Pada kuliah minggu lalu pak seta menceritakan orang orang yang menurut dia hebat, kebanyakan dari mereka berasal dari teknik industri. Pak seta menceritakan masing masing latar belakang orang tersebut dan kebanyakan dari mereka masih berusia muda. Sempet bangga juga bahwa banyak orang hebat yang berasal dari jurusan yang sama kita harus termotivasi, dan usia muda bukanlah halangan untuk melakukan segalanya. Pak seta kembali menerangkan tentang organisasi yaitu sekumpulan orang yang mempunyai tujuan dalam suatu sistem yang terstruktur dan terukur. Setiap tujuan ada visi dan misi, untuk membangun visi kita harus membangun jalannya, contohnya kalau kita berniat untuk wirausaha kita harus menentukan visinya, kita harus memikirkan jangka panjang. Kita harus berfikir terbuka, memikirkan apa yang akan dilakukan setelah lulus sarjana nanti apa jadi pegawai biasa atau jadi wirausaha yang sukses, semua itu harus direncanakan dari sekarang.

Sabtu, 30 Maret 2013

TOP ELITE SPECIAL FORCES IN THE WORLD


Discovery Channel Military edisi Tahun 2008 pernah membahas tentang pasukan khusus terbaik di dunia (TOP ELITE SPECIAL FORCES IN THE WORLD). Seluruh pasukan khusus didunia dinilai kinerjanya dengan parameter menurut pendapat dari berbagai pengamat bidang militer dan ahli sejarah. Posisi pertama di tempati SAS (Inggris), peringkat
kedua MOSSAD (ISRAEL) lalu peringkat ketiga adalah KOPASUS (Indonesia). Narator dari Discovery Channel Military menjelaskan mengapa pasukan khusus dari amerika tidak masuk peringkat terhormat. Itu karena mereka terlalu bergantung pada peralatan yang mengusung teknologi super canggih, akurat dan serba digital. Pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal kemampuan individu. Termasuk didalamnya kemampuan bela diri, bertahan hidup, kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap, dan lain2nya. Kemampuan yang tidak terlalu mengandalkan teknologi canggih dan Skill di atas rata-rata pasukan luar Elit luar negeri lainnya menjadi nilai plus dari KOPASSUS.Itu pula yang menimbulkan anggapan 1 prajurit KOPASSUS setara dengan 5 prajurit reguler.

Mungkin karena itu pula kenapa sekitar Tahun 90-an Amerika Serikat keberatan dan Australia ketakutan ketika Indonesia akan memperbesar jumlah anggota Kopassus.
Sebagian Kecil prestasi dan Kiprah Kopassus:

1. Kopasus juga juara satu sniper dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific Desember 2006. Dengan hanya mengandalkan senjata buatan Pindad! Nomor 2-nya SAS Australia.

2. Kopasus menempati urutan 2 (dari 35) dalam hal keberhasilan dan kesuksesan operasi militer (intelijen – pergerakan – penyusupan – penindakan) pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina Austria. Nomor satunya Delta Force USA.

3. Negara-negara afrika utara hingga barat sekarang memiliki acuan teknik pembentukan dan pelatihan pasukan elite mereka. 80% pelatih mereka dari perwira-perwira Kopasus.

4. Pasukan Paspampres Kamboja adalah pasukan Elit yang di latih oleh Kopassus.

5. Pada perang Vietnam, para tentara Vietkong meniru strategy KOPASSUS dalam berperang melawan Amerika Serikat yang mengakibat kan kekalahan Pasukan Amerika yang mempunyai persenjatan canggih dan lengkap. Kekalahan ini membuat Amerika serikat malu di mata dunia.

Proses dan Hasil

Dalam kuliah kali ini kita mempelajari proses dan hasil. Dalam mencapai tujuan atau hasil pasti ada prosesnya, proses yang negatif atau positif tergantung kita memilihnya. Ketika kita ingin mencapai sesuatu, yang penting itu prosesnya bukan hasilnya. Banyak cara untuk mencapai suatu tujuan, misalnya : sebagai mahasiswa kita pasti menginginkan IP tinggi, nah tinggal kita yang memilih ingin terus terusan mencontek atau belajar dengan rajin. Banyak orang yang melihat keberhasilan orang lain dari hasilnya bukan prosesnya sehingga banyak yang ingin berhasil dengan cara apapun tanpa melalui proses yang sama. Padahal proses yang baik akan menghasilkan hal yang baik dan proses yang buruk menghasilkan hal yang buruk juga, Seperti contohnya mahasiswa yang mempunyai nilai bagus tapi tidak melalui proses yang baik ketika dia bekerja dia tidak bisa apa apa dibanding mahasiswa yang nilai standar tapi melakukan proses yang baik.

Senin, 25 Maret 2013

Kepuasan Kerja dan Komitmen

Kepuasan erat dengan sikap dan nilai. Nilai adalah keyakinan dasar yang dimiliki individu yang menjadi dasar perilaku

Nilai antar budaya
a. Jarak kekuasaan
b. Individualisme VS Kolektifisme
c. Kuantitas hidup VS Kualitas hidup
d. Orientasi ketidakpastian

Dimensi nilai budaya menurut "Globe"
1. Kebebasan berpendapat
2. Orientasi masa depan
3. Perbedaan jenis kelamin
4. Penghindaran ketidakpastian
5. Individualis VS kolektif
6. Kolektif dalam kelompok
7. Orientasi kinerja
8. Orientasi kemanusiaan

Sikap tidak selalu konsisten dengan perilaku kerja

Komponen sikap
a. Kognitif
b. Afektif/ Perasaan
c. Perilaku

Cara menunjukan ketidakpuasan
1. Keluar dari pekerjaan
2. Pasif agresif
3. Kesetiaan yang pasif/ diam
4. Bersuara = Protes atau Demo
5. Mengabaikan tugas
6. "Troble maker"

Minggu, 17 Maret 2013

Motivasi

Perbedaan motif dan motivasi, Motivasi hanya ada dalam diri manusia sedangkan motif ada dalam manusia dan makhluk hidup lainnya, Motif didasari pada kebutuhan. Motivasi adalah proses yang berperan pada intensitas, arah, dan lamanya berlangsung upaya individu ke arah pencapaian sasaran. Motivasi akan membantu kita mencapai tujuan.
  • Teori hirarki kebutuhan (A. Maslow)
     Dalam diri manusia ada 5 jenjang kebutuhan dasar yaitu :
  1. Biologis, Misalnya : Makan, Minum, Seks, dll
  2. Keamanan, Misalnya : Perlindungan
  3. Sosial, Misalnya : Mencintai, Persahabatan
  4. Penghargaan/ Harga diri
  5. Aktualisasi diri
Kita sebagai calon sarjana teknik industri, kita harus bisa memotivasi diri sendiri agar apabila kita menjadi manajer, kita bisa memotivasi karyawan lainnya agar visi misi perusahaan tepat sasaran dan mencapai tujuan.

Kamis, 14 Maret 2013

Inilah Alasan-alasan Mengapa Bung Karno Harus Disingkirkan


Pada 1961-an, Presiden Soekarno gencar merevisi 

kontrak pengelolaan minyak oleh asing di Indonesia. Sebanyak 60 persen dari keuntungan perusahaan minyak asing menjadi jatah pemerintah. Kebanyakan gerah dengan peraturan itu.

Menurut sejarawan Asvi Marwan Adam, Soekarno benar-benar ingin sumber daya alam Indonesia dikelola oleh anak bangsa sendiri. Asvi menuturkan sebuah arsip di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengungkapkan pada 15 Desember 1965 sebuah tim dipimpin oleh Chaerul Saleh di Istana Cipanas sedang membahas nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia.

Soeharto yang pro-pemodal asing, datang ke sana menumpang helikopter. Dia menyatakan kepada peserta rapat dia dan Angkatan Darat tidak setuju rencana nasionalisasi perusahaan asing itu. “Soeharto sangat berani saat itu, Bung Karno juga tidak pernah memerintahkan seperti itu,” kata Asvi.

Sebelum tahun 1965, seorang taipan dari Amerika Serikat menemui Soekarno. Pengusaha itu menyatakan keinginannya berinvestasi di Papua. Namun Soekarno menolak secara halus. “Saya sepakat dan itu tawaran menarik. Tapi tidak untuk saat ini, coba tawarkan kepada generasi setelah saya,” ujar Asvi menirukan jawaban Soekarno.

Soekarno berencana modal asing baru masuk Indonesia 20 tahun lagi, setelah putra-putri Indonesia siap mengelola. Dia tidak mau perusahaan luar negeri masuk, sedangkan orang Indonesia memiliki pengetahuan nol tentang alam mereka sendiri. Sebagai persiapan, Soekarno mengirim banyak mahasiswa belajar ke negara-negara lain. 

Soekarno boleh saja membuat tembok penghalang untuk asing dan mempersiapkan calon pengelola negara. Namun, Asvi menjelaskan usaha pihak luar ingin mendongkel kekuasaan Soekarno tidak kalah kuat.

Dalam artikel berjudul JFK, Indonesia, CIA, and Freeport dterbitkan majalah Probe edisi Maret-April 1996, Lisa Pease menulis pada awal November 1965, Langbourne Williams, ketua dewan direktur Freeport, menghubungi direktur Freeport, Forbes Wilson. Williams menanyakan apakah Freeport sudah siap melakukan eksploitasi di Papua. Wilson hampir tidak percaya mendengar pertanyaan itu. Dia berpikir Freeport akan sulit mendapatkan izin karena Soekarno masih berkuasa.

Setahun sebelumnya, seorang peneliti diberi akses untuk membuka dokumen penting Departemen Luar Negeri Pakistan dan menemukan surat dari duta besar Pakistan di Eropa. Dalam surat  per Desember 1964, diplomat itu menyampaikan informasi rahasia dari intel Belanda yang mengatakan dalam waktu dekat Indonesia akan beralih ke Barat.


Lisa menjelaskan maksud dari informasi itu adalah akan terjadi kudeta di Indonesia oleh partai komunis. Sebab itu, angkatan darat memiliki alasan kuat untuk menamatkan Partai Komunis Indonesia, setelah itu membuat Soekarno menjadi tahanan.

Telegram rahasia dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ke Perserikatan Bangsa.Bangsa pada April 1965 menyebut Freeport Sulphur sudah sepakat dengan pemerintah Indonesia untuk penambangan puncak Erstberg di Papua. Sedangkan dalam telegram berkode Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21.48, menyatakan ada pertemuan pejabat Angkatan Darat Indonesia membahas rencana darurat bila Presiden Soekarno meninggal.

Kelompok dipimpin Jenderal Soeharto bergerak lebih jauh dari rencana itu. Soeharto mendesak Angkatan Darat segera mengambil alih kekuasaan tanpa perlu menunggu Presiden Soekarno berhalangan.

Setelah peristiwa 30 September 1965, keadaan negara berubah total. Usaha Freeport masuk ke Indonesia semakin mudah. Sebagai bukti adalah pengesahan Undang-undang Penanaman Modal Asing pada 1967. Freeport menjadi perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Soeharto.

Bukan saja menjadi lembek, bahkan Indonesia menjadi sangat tergantung terhadap Amerika. “Saya melihat seperti balas budi Indonesia ke Amerika Serikat karena telah membantu menghancurkan komunis yang konon bantuannya itu dengan senjata,” tutur Asvi.

http://www.memobee.com/index.php?do=c.every_body_is_journalist&idej=8201

Minggu, 10 Maret 2013

Psikologi industri & Organisasi


Di pertemuan pertama kita membahas hubungan ilmu psikologi di dalam industri dan organisasi. Pengertian psikologi itu sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia dan interaksi dia dengan lingkungannya secara terus menerus membentuk sebuah karakter, karena 80% perilaku manusia ditentukan oleh lingkungannya. Psikologi industri adalah bagaimana kumpulan orang atau organisasi yang berinteraksi satu dengan yang lainnya, karena dalam setiap interaksi ada psikologi. Pengertian dari organisasi adalah sekumpulan orang yang ingin mencapai tujuan bersama dalam suatu sistem. Ilmu psikologi industri adalah ilmu terapan yang bisa langsung diterapkan dalam organisasi industri. Sebagai mahkluk sosial di bidang industri kita harus saling berinteraksi antar anggota, karena manusia tidak dapat untuk hidup sendiri dan memerlukan rekan kerja dalam hidupnya untuk mempermudah mengerjakan pekerjaan.

Jumat, 01 Maret 2013

Psikologi Industri

   Psikologi industri adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di tempat kerja. Ilmu ini berfokus pada pengambilan keputusan kelompok, semangat kerja karyawan, motivasi kerja, produktivitas, stres kerja, seleksi pegawai, strategi pemasaran, rancangan alat kerja, dan berbagai masalah lainnya. Psikolog industri meneliti dan mengidentifikasi bagaimana perilaku dan sikap dapat diimprovisasi melalui praktik penggajian, program pelatihan, dan sistem umpan balik. Perkembangan psikologi industri di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perkembangan psikologi di negara-negara barat terutama Amerika Serikat. 
http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi_industri